Seks Nyaman Saat Hamil, Intip Triknya

Liputan6.com, Jakarta Berhubungan seks selama hamil tidak akan membahayakan janin di dalam perut, kecuali jika Anda punya masalah medis. Janin Anda terlindungi dengan baik di dalam rahim oleh cairan ketuban yang mengelilinginya.

Dokter Anda mungkin menyarankan untuk tidak melakukan berhubungan seks di awal kehamilan jika Anda punya riwayat keguguran. Hubungan intim juga dapat dibatasi bila Anda memiliki komplikasi kehamilan tertentu, misal persalinan prematur atau perdarahan.

Demi mendapatkan sensasi berhubungan seks yang aman dan nyaman, dokter obstetri dan ginekologi Nivin C.S. Todd mengatakan, selama kehamilan berlanjut, mengubah posisi seks mungkin diperlukan untuk kenyamanan Anda.

“Setelah bulan keempat kehamilan, ibu hamil mungkin merasa pusing atau mual saat berbaring telentang. Ini terkait dengan berat uterus (rahim) yang membesar serta menekan pembuluh darah utama. Posisi seks mungkin perlu diubah saat kondisi tersebut,” jelas Nivin, dikutip dari WebMd, Rabu, 23 Januari 2019.

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Gunakan pelumas berbasis air

Anda bisa gunakan pelumas berbasis air. unsplash.com

Nivin menambahkan, pelumas berbasis air dapat digunakan selama hubungan seksual jika diperlukan. Selama berhubungan intim, Anda jadi tidak akan merasakan sakit atau nyeri.

“Selama orgasme, rahim Anda akan berkontraksi. Jika Anda mengalami kontraksi yang menyakitkan, segera hubungi dokter. Hentikan juga berhubungan intim jika Anda mengalami pendarahan vagina yang parah atau bercak darah,” tambahnya.

Berbicara dengan pasangan tentang bagaimana perasaan Anda saat berhubungan seks penting dilakukan. Masalah apa pun yang Anda miliki akan membantu tetap nyaman.

“Ajak juga pasangan Anda untuk mengobrol dengan, terutama jika Anda melihat perubahan dalam merespons. Berkomunikasi dapat membantu Anda lebih memahami perasaan dan keinginan Anda,” ujar Nivin.