Kasus DBD Tertinggi dan Terendah di Wilayah DKI Jakarta

Liputan6.com, Jakarta Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi dan terendah di wilayah Jakarta. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menyebut, wilayah di Ibu Kota dengan kasus DBD tertinggi hingga per 27 Januari 2019 adalah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

“Di Jakarta Selatan, jumlah kasus DBD sebesar 231; Jakarta Timur sebesar 169 kasus; dan Jakarta Barat sebesar 153 kasus,” papar Widyastuti ditemui di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, ditulis Selasa, 29 Januari 2019.

Tingginya kasus DBD di ketiga wilayah tersebut dipengaruhi intensitas hujan dan kelembapan yang tinggi. Faktor itu berdasarkan hasil penelitian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kondisi cuaca yang lembap membuat nyamuk aedes aegypti, pembawa virus DBD, mudah berkembangbiak. Masyarakat pun rentan kena gigitan nyamuk

Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Wilayah DKI dengan angka DBD terendah

Petugas melakukan penyemprotan asap di salah satu saluran air di kawasan Menteng Atas dan Menteng Tenggulun, Jakarta, Senin (8/5). Penyemprotan asap dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Widyastuti menyebut, untuk wilayah di Jakarta dengan kasus DBD terendah berada di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Di Jakarta Pusat sebanyak 23 kasus DBD, dan di Jakarta Utara ditemukan sebanyak 37 kasus.

“Yang terendah itu di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Karena intensitas hujan di sana enggak tinggi-tinggi banget,” Widyastuti melanjutkan.

Walaupun kedua wilayah Jakarta di atas minim kasus DBD, masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap DBD. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga sudah berupaya melakukan fogging (pengasapan).