Ada 2.204 Kasus DBD di Jabar, Depok Paling Tinggi

Liputan6.com, Bandung Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat ada 2.204 kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga akhir bulan Januari 2019 ini. Jumlah itu berasal dari 27 kabupaten/kota seluruh daerah di Jawa Barat.

Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Jawa Barat Widyawati, berdasarkan laporan per tanggal 28 Januari 2019 diketahui di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat ditemukan kasus DBD.

Sebelumnya pada tanggal 22 Januari 2019, baru dicatat oleh Dinas Kesehatan sebanyak 22 kabupaten kota yang dilaporkan adanya kasus DBD.

“Kasus DBD jumlahnya banyak yaitu Kota Depok 319 kasus, Kabupaten Bandung 236 kasus, Kota Cimahi 200, Kabupaten Bogor 198 kasus, Kabupaten Sumedang 193 kasus, Kota Bandung 132 kasus, Kabupaten Bandung Barat 129 kasus, Kota Bogor 118 kasus,” kata Widyawati, Bandung, Rabu, 30 Januari 2019.

Widyawati menjelaskan 19 kabupaten kota lainnya yang terjadi kasus DBD, jumlahnya dibawah 100 kasus. Seperti di Kabupaten Tasikmalaya ada 10 kasus, Kota Cirebon 5 kasus, Kabupaten Indramayu 4 kasus, Kota Banjar 3 kasus. Di Kabupaten Karawang serta Pangandaran, masing-masing 2 kasus.

2 dari 2 halaman

14 orang meninggal

Ilustrasi Foto Nyamuk (iStockphoto)

Penularan DBD yang telah memapar seluruh kabupaten kota di Jawa Barat itu mengakibatkan 14 kematian sampai saat ini. Catatan terakhir dari Dinas Kesehatan, dua daerah yaitu Kota Bogor dan Kabupaten Bekasi menjadi dari tertinggi angka kematian yang disebabkan oleh DBD.

“Data kasus kematian DBD update sampai dengan 28 Januari 2019 di Jawa Barat yaitu Kabupaten Bogor 1 kasus kematian, Kota Depok 2 kasus kematian, Kota Bogor 3 kasus kematian, Kabupaten Cianjur 2 kasus kematian, Kota Sukabumi 1 kasus kematian, Kabupaten Bandung 3 kasus kematian, Kota Bekasi 2 kasus kematian. Total seluruhnya angka kematian DBD adalah 14 orang,” ujar Widyawati.

Saksikan juga video menarik berikut