9 Mitos Seputar Berhubungan Seks saat Hamil

4. Seks selama kehamilan bisa menyebabkan persalinan

Seks tidak menginduksi persalinan. Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Malaya, Malaysia.

“Kami sedikit kecewa karena tidak menemukan hubungan,” kata profesor kebidanan dan ginekologi Dr. Tan Peng Chiong kepada NBC News.

“Pasti menyenangkan bagi pasangan untnuk memiliki sesuati yang aman, efektif, dan bahkan mungkin menyenangkan bahwa mereka bisa menggunakan diri mereka sendiri untuk membantu persalinan sedikit lebih awal jika mereka menginginkannya,” tambahnya.

5. Kontraksi akibat orgasme bisa sebabkan keguguran

Ada sebaiknya Anda tetap mengkonsultasikan ini kepada dokter. Namun menurut Parents, kontraksi yang dialami selama orgasme dan kontraksi saat melahirkan adalah tipe yang berbeda sama sekali.

Namun, apabila Anda memiliki riwayat keguguran atau kelahiran prematur, serviks Anda tidak melebar, atau mengalami pendarahan hingga keputihan vagina yang tidak diketahui, bicarakan dengan dokter.

6. Orang hamil tidak boleh menggunakan vibrator

Menurut FitPregnancy, mainan seks seperti vibrator aman untuk digunakan selama kehamilan. Selama mereka tetap bersih dan bebas kuman. Ini tentu saja juga berlaku saat seseorang tidak hamil.